Program Ketahanan Pangan PNM Tingkatkan Ekonomi dan Kesejahteraan Perempuan Prasejahtera

Rabu, 28 Januari 2026 | 14:33:52 WIB
Program Ketahanan Pangan PNM Tingkatkan Ekonomi dan Kesejahteraan Perempuan Prasejahtera

JAKARTA - Selain menyalurkan pembiayaan usaha, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan berbagai inisiatif untuk kesejahteraan nasabah Mekaar. Program ini fokus memberdayakan perempuan prasejahtera agar memiliki sumber ekonomi yang mandiri.

Salah satu langkah PNM adalah melalui program ketahanan pangan. Program ini memberikan kesempatan bagi nasabah untuk mengelola sumber pangan dari pekarangan rumah mereka.

Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang menekankan penguatan ketahanan pangan nasional. Selain itu, program ini juga mendukung pemberdayaan perempuan dan keluarga prasejahtera melalui Rumah Pangan PNM dan Lorong Mekaar.

Nasabah PNM Mekaar memperoleh bibit sayuran dan pendampingan budidaya. Pendampingan ini dirancang agar hasil panen dapat dimanfaatkan maksimal untuk keluarga dan ekonomi rumah tangga.

Manfaat Ekonomi dan Pangan dari Program

Hasil panen sayuran tidak hanya mencukupi kebutuhan keluarga, tetapi juga bisa menambah penghasilan nasabah. PNM memfasilitasi pemasaran dan penjualan hasil panen melalui kerja sama dengan mitra strategis sebagai offtaker.

Dengan adanya offtaker, hasil panen nasabah memiliki pasar yang jelas dan pendapatan yang stabil. Hal ini mendorong nasabah untuk terus mengembangkan usaha pertanian di pekarangan mereka.

Program Rumah Pangan PNM dan Lorong Mekaar diharapkan menjadi pendorong ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. Sepanjang 2025, tercatat 19 titik Rumah Pangan PNM dan 20 titik Lorong Mekaar telah hadir mendukung pemberdayaan ekonomi.

Program ini menekankan integrasi antara ketahanan pangan, ekonomi keluarga, dan pemberdayaan perempuan. Dengan dukungan berkelanjutan, nasabah dapat memaksimalkan potensi lahan pekarangan mereka.

Kisah Sukses Nasabah PNM Mekaar

Salah satu penerima manfaat adalah Ibu Aam, yang mendapat bantuan bibit sayuran pakcoy, tomat, dan cabai. Setelah pelatihan budidaya, ia mampu menghasilkan sayuran sehat dari pekarangannya sendiri.

Kini, keluarga Ibu Aam dapat mengakses sumber pangan sehat secara mandiri. Selain itu, hasil kebun sayur juga menjadi sumber pendapatan tambahan karena dijual melalui offtaker PNM.

Cerita seperti Ibu Aam menjadi inspirasi bagi nasabah lainnya. Pendampingan dan fasilitas PNM memungkinkan perempuan prasejahtera mengubah pekarangan rumah menjadi sumber ekonomi produktif.

Di beberapa titik, Rumah Pangan PNM dilengkapi budidaya ayam petelur. Program ternak ini membantu keluarga memenuhi kebutuhan protein hewani dari rumah sendiri.

Nasabah dibekali pengetahuan mengelola ayam, mulai dari pemberian vitamin hingga vaksinasi. Selain itu, kotoran ayam dimanfaatkan sebagai pupuk kompos yang mendukung keberlanjutan budidaya sayuran.

Hasil ternak ayam dapat dijual, meningkatkan pendapatan keluarga. Sinergi ini menggabungkan aspek pangan, ekonomi, dan pendidikan bagi masyarakat desa.

Prospek Pengembangan Program Ketahanan Pangan

PNM percaya bahwa dukungan dari berbagai pihak penting untuk keberhasilan program ketahanan pangan. Dengan sinergi yang baik, program ini dapat berkembang dan memberikan manfaat lebih luas.

Program ini tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Jutaan nasabah Mekaar di seluruh Indonesia dapat merasakan dampak positif dari inisiatif ini.

Pendekatan PNM yang menggabungkan pembiayaan, pendampingan, dan pemasaran memberikan model pemberdayaan yang komprehensif. Perempuan prasejahtera menjadi agen perubahan dalam keluarga dan komunitas mereka.

Program ketahanan pangan ini diharapkan terus bertumbuh dengan dukungan pemerintah dan mitra strategis. Keberlanjutan program menjadi kunci untuk menciptakan ekonomi rumah tangga yang lebih mandiri.

Kebijakan yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan keluarga prasejahtera memberi dampak ganda. Masyarakat memperoleh pangan sehat sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan.

Dengan adanya Rumah Pangan PNM dan Lorong Mekaar, perempuan prasejahtera dapat mengelola sumber daya lokal secara optimal. Hasil panen dan ternak menjadi instrumen ekonomi yang stabil dan berkelanjutan.

Program ini membuktikan bahwa pemberdayaan ekonomi dapat dikombinasikan dengan ketahanan pangan. Sinergi antara pembiayaan usaha, edukasi budidaya, dan pemasaran menjadi fondasi keberhasilan program.

PNM terus mendorong inovasi dalam mendukung nasabah Mekaar. Pendekatan yang holistik memastikan setiap keluarga mendapatkan manfaat nyata dari program ini.

Secara keseluruhan, inisiatif ketahanan pangan PNM memperlihatkan bahwa ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan melalui pendekatan terpadu. Perempuan prasejahtera kini memiliki peluang untuk mandiri dan produktif.

Program ini menjadi contoh bagaimana lembaga keuangan dapat berperan aktif dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Keberhasilan nasabah seperti Ibu Aam menjadi bukti nyata dari dampak positif program.

PNM akan terus memperluas cakupan Rumah Pangan dan Lorong Mekaar agar lebih banyak keluarga prasejahtera merasakan manfaatnya. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi yang bisa direplikasi di daerah lain.

Program ketahanan pangan PNM mengubah pekarangan rumah menjadi sumber pangan sehat dan penghasilan tambahan. Dukungan dan sinergi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan inisiatif ini bagi perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia.

Terkini